Kunjungan Wisatawan Cina ke Labuan Bajo Melonjak Pesat

Megahmark

KitaSukaIndonesia, JAKARTA-Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo mencatat wisatawan asal Cina menjadi penyumbang kunjungan mancanegara terbanyak ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026.

Berdasarkan data imigrasi setempat yang dilansir dari Detik Travel, sebanyak 1.602 wisatawan asing masuk melalui Labuan Bajo dalam rentang waktu tersebut, dengan 483 orang di antaranya berasal dari Cina.
Untuk angka keberangkatan, wisatawan asal Cina juga menempati posisi teratas dengan jumlah 475 orang.

“Tingginya mobilitas wisatawan asing menunjukkan Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, terutama pada musim liburan,” ujar Charles Christian Mathaus, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo.

Kunjungan warga Cina mencatatkan lonjakan signifikan terutama saat momen Tahun Baru Imlek serta Pekan Emas. Sejumlah operator tur lokal menyebut wisatawan asal Cina menjadi salah satu klien utama di hotel-hotel mewah kawasan tersebut.

Secara historis, kunjungan wisatawan asing di Labuan Bajo terus meningkat dari 60.000 orang pada 2022 menjadi 340.000 orang pada 2025. Data April 2025 menunjukkan wisatawan Cina menyumbang 28,6 persen dari total 42.000 kedatangan.

Sementara itu, data Taman Nasional Komodo mencatat sebanyak 41.806 wisatawan asing mengunjungi Pulau Komodo pada Juni 2026. Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan kedatangan hingga 1,7 juta wisatawan Cina pada tahun ini dari total target 16 juta hingga 17,6 juta wisatawan mancanegara.

Guna mendukung target tersebut, pemerintah memberlakukan fasilitas visa saat kedatangan untuk warga Cina dan 96 negara lainnya dengan masa tinggal awal 30 hari yang dapat diperpanjang 30 hari.

Dampak lonjakan ini juga dirasakan sektor perhotelan, seperti Meruorah Komodo Labuan Bajo yang mencatat tamu asal Cina menyumbang 43 persen dari total tamu hingga Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 20 persen dibandingkan total tahun 2025, sementara Plataran Komodo Resort & Spa mencatat China masuk dalam tiga besar pasar utama selama dua tahun terakhir. *

Pos terkait