KitaSukaIndonesia, AMBON-Dinas ariwisata (Dispar) Provinsi Maluku membidik investasi wisata melalui pengembangan Pantai Liang dan Pantai Namalatu sebagai destinasi unggulan di daerah itu.
“Kita mengoptimalkan Pantai Liang dan Pantai Namalatu sebagai role model agar dilirik investor dan nantinya bisa dikembangkan juga di kabupaten dan kota lainnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Maluku Melky Lohi di Ambon, belum lama ini.
Menurut dia, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pariwisata.
Karena itu, pihaknya mulai menjajaki kerja sama dengan berbagai sektor seperti agen perjalanan wisata, sektor perhubungan, hingga pelaku usaha lainnya guna mendukung kemudahan akses wisata di wilayah kepulauan tersebut.
“Kita sadari wilayah kita yang kepulauan ini menjadi tantangan untuk menggaet wisatawan. Salah satu masalah yang kita hadapi yakni bagaimana memberikan paket wisata yang sesuai dan memenuhi ekspektasi wisatawan karena aksesibilitas yang masih sulit,” katanya.
Langkah konkret yang dilakukan, kata dia, yakni mengumpulkan para pelaku dan pengusaha pariwisata di Maluku untuk membahas berbagai persoalan sektor wisata sekaligus merancang rapat kerja sebagai fondasi pembangunan pariwisata daerah.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Maluku, kunjungan wisatawan ke Maluku pada 2025 mencapai sekitar 410.644 orang yang terdiri atas 396.419 wisatawan nusantara dan 14.225 wisatawan mancanegara.
Sejumlah destinasi yang menjadi daya tarik wisatawan antara lain Pantai Natsepa dan Pantai Liang di Pulau Ambon, Kepulauan Banda dengan wisata sejarah jalur rempah dan bawah laut, Pulau Bair dan Ngurtafur di Maluku Tenggara, hingga Taman Nasional Manusela di Pulau Seram yang menawarkan wisata alam dan pengamatan burung. *
